Pengertian Apa Itu E-commerce dan Jenis-jenisnya - Informatif.id

Kamis, 05 Agustus 2021

Pengertian Apa Itu E-commerce dan Jenis-jenisnya

Apa itu E-commerce - informatif


Pada masa pandemi covid-19, Banyak perusahaan maupun umkm yang menutup sebagian bisnis mereka karena mengalamin penurunan omset penjualan yang sangat drastis. Di tengah-tengah sulitnya perekonomian pada masa pandemi, E-commerce justru menjadi solusi supaya bisnis tetap berjalan, karena dapat menghindari kerumunan.

Akses internet saat ini menjadi sangat dibutuhkan, mengingat adanya pembatasan untuk pencegahan penularan virus corona, segala aktivitas menjadi serba online seperti kegiatan belajar mengajar secara online, jual beli online, pembayaran tagihan secara online bahkan sampai pinjaman secara online dan masih banyak lagi aktivitas yang dapat dilakukan secara online.

Dalam beberapa tahun ini, E-commerce menjadi suatu kata yang sering kita temukan di bebagai media online dan kerap sekali berhubungan dengan MarketPlace seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, lazada dan semacamnya. Lantas, apa pengertian dari E-commerce ini?



Apa Itu E-commerce?


Pengertian E-commerce menurut wikipedia

Pedagangan Elektronik atau yang dalam bahasa inggris adalah electronic commerce (e-commerce) adalah penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran barang maupun jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, dan jaringan komputer lainnya.

Pengertian E-commerce menurut para ahli

Pada dasarnya E-commerce memiliki arti yang sangat luas. Berikut adalah beberapa definisi apa itu E-commerce menurut para ahli.

  1. Laudon (1998)

    Menurut Laudon, definisi E-commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis.


  2. Vermaat (2007)

    Menurut Vermaat, E-Commerce merupakan transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik seperti internet. Siapa saja yang memiliki akses internet dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan E-Commerce.


  3. Jony Wong (2010)

    Menurut Jony Wong, pengertian E-Commerce adalah penjualan, pembelian, dan pemasaran barang serta jasa melalui sistem elektronik. Seperti radio, televisi, dan jaringan komputer (internet).


Berdasarkan dari beberapa definisi E-commerce menurut para ahli di atas. dapat disimpulkan bahwa e-commerce merupakan segala yang berhubungan dengan transaksi bisnis seperti pemesanan produk, pembelian, pembayaran, pengiriman, penukaran dan lain-lain yang dilakukan secara online.



Perkembangan E-commerce di Indonesia


Pada tahun 1994, E-commerce pertama kalinya diperkenalkan dan dipakai sebagai banner-elektronik dengan tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman website.

Jika dibandingkan dengan negara tetangga, perkembangan E-commerce di Indonesia tumbuh secara cepat yang ditandai dengan banyaknya marketplace yang bermunculan di Indonesia seperti Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee dan masih banyak lagi.



Jenis-jenis E-commerce?


Pada umumnya, E-commerce digolongkan berdasarkan sifat transaksinya dan dibedakan sebagai berikut.

  1. Business to Consumer (B2C)
  2. Business to Business (B2B)
  3. Consumer to Consumer (C2C)
  4. Consumer to Business (C2B)

1. Apa Itu Business to Consumer (B2C)

Jenis E-commerce Business to Consumer (B2C) adalah jenis transaksi layaknya jual beli biasa yang dilakukan oleh pelaku bisnis dengan menjual suatu barang kepada konsumen.

2. Apa Itu Business to Business (B2B)

Jenis E-commerce Business to Consumer (B2C) adalah semacam kerja sama antar pelaku bisnis yang saling berkepentingan satu sama lain dalam menjalankan bisnisnya masing-masing.

3. Consumer to Consumer (C2C)

Jenis E-commerce Consumer to Consumer (C2C) adalah konsumen dari suatu produk yang menjual kembali produk tersebut ke konsumen lainnya. Contohnya seperti, marketplace shopee, bukalapak dan lainnya, yang memungkinkan kamu sebagai konsumen menjual kembali barang kepada konsumen lainnya secara online.

4. Consumer to Consumer (C2B)

Jenis E-commerce Consumer to Consumer (B2C) adalah Bisnis yang dilakukan oleh konsumen kepada produsen yang menjual produk atau jasa. Contohnya seperti, konsumen memberitahukan detail suatu produk atau jasa yang diinginkan secara online kepada produsen. Kemudian, produsen yang meneriama permintaan tersebut akan menawarkan suatu produk atau jasa yang diinginkan konsumen.



Komponen E-commerce


Menurut Hidayat (2008), E-Commerce memiliki beberapa komponen standar yang dimiliki dan tidak dimiliki transaksi bisnis yang dilakukan secara offline, seperti:

  • Produk

    Banyak jenis produk yang bisa dijual melalui internet seperti laptop, buku, musik, pakaian, mainan, dan masih banyak lagi.


  • Tempat untuk menjual produk

    Tempat untuk menjual produk adalah di internet, berarti harus menyewa domain dan hosting.


  • Cara menerima pesanan

    mail, telepon, whatsapp, sms dan lain-lain.


  • Metode pembayaran

    Cash, cek, bankdraft, kartu kredit, internet payment (misalnya paypal).


  • Metode pengiriman

    Pengiriman dapat dilakukan melalui paket, salesman, atau diunduh jika produk yang dijual berupa file (misalnya software).


  • Layanan Pelanggan

    Email, telpon, chatting, formulir on-line, FAQ, dan lain-lain.



Proses Transaksi E-commerce

Proses Transaksi E-commerce - informatif.id

Menurut Suyanto (2003), ada beberapa proses atau tahapan dalam melakukan transaksi secara online, yaitu:

  • Show (katalog barang)

    Pelaku bisnis menampilkan produk secara lengkap dan memiliki daya tarik supaya konsumen ingin segera memilikinya.


  • Register (pendaftaran)

    Konsumen melakukan pendaftaran dengan memasukan data pribadi seperti nama, alamat, nomor yang bisa dihubungi, dan lain-lain. setelah itu, konsumen mendapat akses username dan password untuk bisa login dan melakukan transaksi.


  • Order (pemesanan)

    Setelah konsumen berhasil login, selanjutnya konsumen dapat melakukan pemesanan barang yang ingin dibeli


  • Payment (pembayaran)

    Setelah mendapat persetujuan dari pelaku bisnis yang menyatakan barang yang sudah dipesan tersedia, konsumen diharuskan untuk melakukan pembayaran dengan metode yang sudah disediakan oleh pihak pelaku bisnis.


  • Verivication (verifikasi)

    Setelah konsumen melakukan pembayaran, maka langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi atau konfirmasi kepada pelaku bisnis supaya dapat segera diproses untuk pengiriman


  • Deliver (pengiriman)

    Pelaku bisnis mengirimkan barang ke alamat rumah konsumen, sesuai dengan data alamat yang dimasukan saat proses registrasi atau pendaftaran.




Metode Pembayaran E-commerce


  • Pembayaran lewat transfer Bank

    Sebelum barang dikirim menggunakan jasa pengiriman, pembeli diharuskan untuk melakukan transfer sejumlah total transaksi pembelian ke nomor rekening si penjual kemudian melakukan konfirmasi supaya barang dapat segera diproses untuk pengiriman.


  • Pembayaran lewat dompet digital (e-Wallet)

    Metode ini memungkinkan pembayaran melalui dompet digital seperti GoPay, Ovo, Dana, Link aja Dan lainnya.


  • Pembayaran di tempat (COD)

    Jika kamu kurang yakin melakukan transaksi jual beli online kepada si penjual, kamu bisa menggunakan metode cash on delivery (bayar di tempat), yang dilakukan dengan cara ketemuan atau melalui perantara kurir.




Manfaat E-commerce


Manfaat E-commerce Bagi Pelaku Bisnis

  • Memperluas jangkauan pasar nasional bahkan internasional

  • Tidak perlu membuka toko dan menggaji banyak karyawan

  • Harga jual produk bisa lebih murah, karena ada pengurangan biaya operasional seperti sewa toko dan gaji karyawan

Manfaat E-commerce Bagi Konsumen

  • Menghemat waktu dan tenaga, karena tidak perlu datang ke toko.

  • Bisa diakses atau dibeli dimana saja selama memiliki akses internet

  • Bisa diakses atau dibeli kapan saja (24 jam) selama memiliki akses internet

  • Memberikan lebih banyak pilihan seperti varian dan jenis barang dari berbagai vendor

  • Mendapatkan informasi barang lebih detail dan up to date

  • Harga barang menjadi lebih murah dari harga toko

  • Pembayaran dapat dilakukan dengan mudah secara online


Sekian dari pembahasan lengkap mengenai pengertian dan definisi apa itu e-commerce. Ikuti situs kami informatif.id untuk mendapatkan info seputar bisnis dan lainnya. Bagikan artikel ini ke media sosial kamu jika dapat memberikan manfaat. Silakan tinggalkan komentar di bawah untuk memberikan kritik dan saran.

Bagikan ke Temanmu