Pengertian Apa Itu Hipospadia dan Penyebabnya - Informatif.id

Kamis, 11 Maret 2021

Pengertian Apa Itu Hipospadia dan Penyebabnya

Apa Itu Hipospadia dan Penyebabnya - informatif.id

Pada hari selasa tanggal 3 maret 2021, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan bahwa mantan atlet voli putri nasional Aprilia Santini Manganang adalah seorang laki-laki.

Sejak 2016, Aprilia Santini diketahui telah bergabung di jajaran TNI AD dan berpangkat Serda.

Pada bulan Februari 2021 lalu, setelah melakukan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Angkatan Darat Wolter Monginsidi, Manado dan RSPAD Gatot Soebroto, Aprilia Santini Manganang dinyatakan sebagai seorang laki-laki. Dari hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa Aprilia Santini Manganang menderita Hipospadia sejak lahir. Lantas, apa itu Hipospadia?

Pada artikel ini kami akan membahas pengertian apa itu Hipospadia, berserta apa penyebab dan cara pencegahanya.


Apa Itu Hipospadia?

Hipospadia merupakan salah satu kelainan pada bayi Laki-laki, di mana letak pada lubang kencing bukan berada dibagaian ujung, melainkan berada di bawah. Kelainan pada penis ini membuat tampilan serta fungsi penis tidak seperti alat kelamain pria pada umumnya.

Pengidap Hipospadia juga mengalami kesulitan saat buang air kecil (kencing) dengan posisi berdiri sehingga harus buang air kecil dengan posisi jongkok. Tidak hanya kesulitan buang air kecil, saat tumbuh dewasa, pengidap Hipospadia juga akan kesulitan dalam berhubungan seksual.


Apa Penyebab Hipospadia?

Hipospadia terjadi saat bayi masih dalam kandungan, perkembangan uretra (saluran kencing) mengalami ganguan sehingga tidak dapat berkembang secara normal. Meskipun belum diketahui apa penyebab pastinya, Namun ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab seorang anak mengalami Hipospadia, yaitu:

  • Ibu hamil berusia 35 tahun ke atas.
  • Ibu hamil mengalami obesitas dan diabetes saat sedang mengandung.
  • Ibu hamil terpapar zat kimia seperti pestisida, asap rokok atau bahan kimia lainnya
  • Ibu hamil melakukan terapi hormon sebelum dan saat kehamilan.

Penderita Hipospadia baru dapat didiagnosis atau diketahui ketika bayi sudah dilahirkan.


Langkah Penangan Hipospadia

Bayi yang mengalami Hipospadia dapat disembuhkan dengan tindakan operasi, Operasi Hipospedia bertujuan untuk memindahkan lubang saluran kencing ke posisi yang seharusnya. Operasi bisa saja dilakukan dua kali tergantung pada tingkat keparahannya, idealnya operasi dilakukan ketika bayi masih berusia 6 sampai 12 bulan dan fungsi penis akan kembali normal setelah operasi. Melansir dari Health Kompas, Ada 4 tahapan dalam operasi Hipospadia, yaitu:

  • Meluruskan poros penis
  • Membuat saluran kemih
  • Memposisikan lubang bukaan uretra di ujung penis
  • Menyunat atau merekonstruksi kulup

Hal yang harus diperhatikan, sebelum melakukan operasi adalah jangan menyunat anak, itu dikarenakan dokter bedah memerlukan cangkok dari kulup untuk membuat lubang kencing baru.

Terkadang Dokter juga merekomendasikan untuk melakukan perawatan hormon testosteron sebelum operasi jika penis tidak tumbuh secara normal. Ketika tindakan operasi Hipospadia berhasil, penis dapat berfungsi secara normal dan dapat bertahan seumur hidup.


Cara Mencegah Hipospadia

Seorang Ibu hamil harus mendapatkan perhatian khusus seperti memenuhi gizi dan nutrisi, tidak boleh terlalu capek atau stres juga ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan karna dapat mempengaruhi kesehatan janin. berikut adalah langkah pencegahan Hipospadia.

  • Hidari menghirup asap rokok.
  • Tidak boleh mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Baca Juga : Bahaya Mengonsumsi Alkohol
  • Mengonsumsi suplemen asam folat sesuai dengan anjuran dokter kandungan
  • Rutin memeriksa kehamilan ke dokter kandungan.

Sekian dari pembahasan tentang pengertian apa itu Hipospadia berserta apa penyebab dan cara pencegahanya. Ikuti situs kami informatif.id untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan lainnya. Silakan bagikan artikel ini ke media sosial kamu jika dapat memberikan manfaat.

Bagikan ke Temanmu